Wednesday, June 6, 2018

Manakah Jenis Kulitmu?


  • 1.      Kulit kering (dehidrasi)

1)      Pengertian
Kulit kering adalah kondisi kulit yang ekstra/sangat kering sehingga kulit terlihat tidak bercahaya lagi.
2)      Faktor-faktor penyebab
a.       Faktor dalam (intrinsik factors)
·         Adanya proses alamiah mengakibatkan adanya perubahan pada struktur kulit secara anatomis. Perubahan struktur kulit terjadi dengan semakin meningkat usia.
·         Pada usia monopouse akan mempengaruhi produksi hormon menjadi tidak seimbang.
·         Orang yang menderita sakit dalam kurun waktu cukup lama.
b.      Faktor luar (ekstrinsik factors)
·         Pancaran sinar matahari. Kita ketahui bahwa sinar matahari akan memancarkan cahaya yang disebut UVA, UVE, dan UVC.
·         Kontak dengan bahan kimia yang keras seperti sabun, detergen, alkohol, dan lain-lain.
·         Adanya kebiasaan banyak merokok/minuman beralkohol yang dapat mengganggu pembentukan sel-sel kulit dan mengakibatkan kulit kering / dehidrasi secara dini.
·         Kesalahan penggunaan kosmetik serta perawatan kulit yang tidak diperhatikan.
·         Sering dalam ruangan AC/menggunakan alat pemanas ruangan yang biasa terjadi di negara dingin.
·         Pengaruh adanya cuaca yang tidak mendukung seperti angin kencang, kelembaban udara tinggi, temperatur yang sangat dingin hingga mencapai dibawah 0°C.
c.       Faktor lain
·         Ras bangsa
Golongan ras bangsa kulit putih lebih ada kecenderungan memiliki kondisi kulit kering/dehidrasi secara dini karena adanya pengaruh lingkungan cuaca yang tidak mendukung.

·         Genetik
Faktor bawaan yang merupakan kecenderungan orang tertentu. Cenderung memiliki kulit kering yang akhirnya cepat terjadi kering dehidrasi sebelum waktunya.
·         Malnutrisi
Pola makan yang tidak baik seperti kurang mengkonsumsi makanan yang bergizi (vitamin dan protein) sehingga pembentukan sel terganggu.
·         Kesehatan
Kondisi kesehatan yang terganggu seperti menderita sakit dalam kurun waktu lama sehingga menurunkan kadar air dalam kulit.
·         Program KB yang dapat mempengaruhi sistem hormon

3)      Tanda-tanda kulit kering/dehidrasi
Secara umum, kulit kering udah ide asi ditandai dengan ciri-ciri :
1.      Kulit terlihat kusam, tidak bercahaya lagi.
2.      Pori-pori halus dan epidermis tipis.
3.      Cepat timbul kerut-kerut halus bahkan keriput dengan garis tegas.
4.      Kulit terlihat kering dan kasar bersisik. Hal ini disebabkan adanya perlekatan.
5.      Sel-sel tanduk yang sudah mati.
6.      Adanya kecenderungan kulit menua dan timbul kelainan berupa pigmentasi baik hypopigmentasi maupun hyperpigmentasi.
4)      Kelainan kulit pada kulit kering/dehisrasi
1.      Kulit kering terasa gatal dan tegang setelah terkena air dingin. Hal ini karena lapisan asam kulit (acid mantel) berkurang dan ph kulit tidak seimbang. Ph kulit orang Indonesia dikatakan normal antara 5,6-6.
2.      Kulit kusam/tidak bercahaya. Kondisi kulit kusam diakibatkan oleh berkurangnya/hilangnya kadar pelembab alami (natural moisturizing) yang sering disebut FPA/NMF. Hal ini diakibatkan oleh menurunkannya aktivitas kalenjar minyak dan kalenjar keringat.
3.      Kulit kasar dan bersisik diakibatkan oleh :
1)      Adanya kecenderungan sel-sel kulit yang sudah mati melekat pada permukaan kulit.
2)      Adanya kekeringan kulit karena kurangnya cairan didalam kulit.
3)      Adanya penumpukan sel tanduk pada permukaan kulit.

4.      Kulit berkerut halus. Kulit berkerut terutama didaerah dahi, sekitar mata bahkan diseluruh tubuh. Hal ini diakibatkan oleh hilangnya kekenyalan kulit yanh diakibatkan oleh menurunnya pembentukan jaringan penunjang kulit seperti serabut kolagen dan serat elastis.
5.      Adanya bercak pigmentasi. Pada kulit kering/dehidrasi sering terjadi adanya kelainan kulit yang berupa bercak pigmentasi baik hypopigmentasi/hyperpigmentasi. Pigmentasi yang sering timbul pada kulit kering/dehidrasi antara lain :
o   Freckles/ephiledes adalah kelainan pigmentasi yang berupa bercak kecil berwarna coklat terang merata di wajahdan di seluruh tubuh.
o   Melasma adalah jenis hyperpigmentasi dengan ditandai bercak kecoklatan tidak merata yang mengenai wajah secara simetris yaitu pada pipi kiri-kanan, hidung, dahi, dan dagu.
o   Lentigo adalah hyperpigmentasi yang berbentuk bercak kecil-kecil berwarna coklat kehitaman.
o   Skin tags adalah jenis pigmentasi bentuk kecil hingga membesar dengan warna hitam. Skin tags disebut juga tahi lalat.
o   Cherry angioma adalah bercak merah, kadang bisa timbul dari kulit dengan bentuk mulai dari titik sebesar jarum hingga membesar menyerupai buah cherry.

  • 2.      Kulit pigmentasi (pigmented skin)

1)      Pengertian
Kulit pigmentasi adalah kondisi kulit wajah yang secara mayoritas terdapat kelainan warna kulit yang berbeda dari warna kulit aslinya. Hal ini diakibatkan adanya abnormalisasi sel melanosit dalam membentuk zat melanin (warna kulit) sehingga warna kulit tidak merata diseluruh wajah dengan ditandai adanya bercak-bercak kulit. Bercak kulit tersebut dapat berupa bercak warna lebih muda dari warna kulitnya ataupun bercak warna lebih tua dari warna kulitnya.
2)      Faktor penyebab terjadi pigmentasi
a.       Sinar matahari
Sinar matahari memancarkan sinar ultraviolet dimana sinar ultraviolet tersebut memiliki efek buruk terhadap kulit terutama pada sinar yang dipancarkan antara jam 10.00-15.00 WIB. Jenis ultraviolet A memiliki gelombang sinar matahari yang mempengaruhi pembentukan pigmentasi dalam kulit.

b.      Genetik keturunan
Faktor keturunan dapat mengakibatkan kecenderungan kondisi kulit yang berpigmentasi. Bila faktor keturunan ini yang terjadi, maka kondisi pigmentasi tidak dapat ditanggulangi.
c.       Hormonal
Adanya ketidakseimbangan berkerjanya kalenjar penghasil hormon tertentu. Misalnya hormon MSH (melamin stimulating hormon) adalah hormon yang memacu aktivitas sel melanosit dalam membentuk melamin, hormon estrogen dan progesteron (hormon sex),pada masa monopouse, masa kehamilan atau masa minum pil KB mengakibatkan ketidakseimbangan hormon sehingga kecenderungan terjadi pigmentasi.
d.      Usia
Seperti yang telah dibicarakan pada karakteristik kulit menua, bahwa kecenderungan kulit berpigmentasi berkaitan dengan faktor alamiah yang tidak dapat dihindarkan yaitu faktor usia. Oleh karena itu faktor usia menentukan terjadinya kelainan pigmentasi sejalan dengan adanya perubahan struktur kulit secara anatomis dan fisiologis.
e.       Obat-obatan anti hamil
Obat-obatan anti hamil seperti pil KB dapat memacu timbulnya pigmentasi yang disebut melasma.
f.       Bahan-bahan kimia
Bahan-bahan kimia yang bersifat keras seperti yang terkandung dalam obat panu, detergen dan sebagainya.
g.      Faktor mekanis
Adanya peristiwa kecelakaan terkena knalpot ataupun air panas sehingga merusak jaringan kulit.
h.      Penyakit kulit kronis
Adanya penyakit kulit yang kronis seperti jenis eksim, bisul dan sebagainya.

3.     3)    Tanda-tanda kulit pigmentasi
        Secara umum kulit berpigmentasi terlihat kondisi warna kulit yang tidak merata serta kulit                  terlihat kering, kasar dan kusam. Melihat tanda-tanda tersebut maka kondisi kulit menua, kering          udah kreasi dan pigmentasi hampir sama, hanya kita lihat tanda-tanda mana yang paling           dominan pada kulit wajah tersebut.
4.      4)     Kelainan noda kulit
Sesuai dengan kondisi kulit berpigmentasi seperti yang disebutkan diatas, selain adanya sel melanosit yang ada pada lapisan epidermis dalam membentuk melanin bekerja tidak normal serta terjadi penyebaran yang tidak merata kemungkinan masih ada noda lain yang terdapat pada kulit berpigmentasi. Namun jenis pigmentasi itu sendiri dibedakan berbagai jenis sesuai dengan karakteristik noda pigmentasi tersebut.
a)      Melasma/cloasma adalah bercak besar/melebar warna coklat muda hingga tua. Umumnya mengenai wajah secara simetris antara kiri/kanan pipi, dagu, hidung dan dahi. Melasma lebih banyak terjadi pada wanita hamil, masa monopouse atau wanita yang dalam keadaan KB pil ataupun suntikan dalam kondisi seperti ini. Perawatan secara kosmetis tidak akan membantu perbaikan kulit bila tidak dihentikan minum pil atau suntikan KB, ataupun akan kembali normal setelah melahirkan.
b)      Lentigo adalah hyperpigmentasi yang berbentuk bercak-bercak kecil berwarna coklat kehitaman.
c)      Frackles/ephiledes adalah kelainan pigmentasi yang berbentuk bercak kecil-kecil merata berwarna coklat terang yang dapat mengenai seluruh tubuh terutama bagian tubuh yang terbuka.
d)     Adison adalah bercak hitam yang akhirnya menular keseluruh tubuh. Kelainan ini diakibatkan faktor dari dalam yaitu berkurangnya produksi hormon cortico steroid yang mengakibatkan berlebihnya proses pembentukan melanin.
e)      Melanoderma adalah kelainan berupa bercak setempat yang berwarna kecoklatan. Melanoderma terjadi karena adanya peradangan/inflamasi karena luka bakar, kena knalpot, obat-obatan keras/kosmetik tertentu.
f)       Leukoderma adalah kelainan pigmentasi yang berupa bercak putih pada daerah setempat diakibatkan oleh rusaknya sel melanosit. Penyebab rusaknya sel melanosit karena adanya berbagai peristiwa seperti luka bakar, pemakaian detergen yang mengandung penol, menderita sakit eksim yang kronis, sering mengenakan sarung tangan karet ataupun terjadinya inflamasi.
g)      Vitiligo berupa bercak putih yang akhirnya dapat meluas keseluruh tubuh. Kelainan ini biasanya terjadi diatas usia 30 tahun. Penyebab utama belum diketahui, namun 30% merupakan faktor keturunan.
h)      Gravidarum karena faktor kehamilan.



No comments:

Post a Comment