- 1. Kulit kering (dehidrasi)
1)
Pengertian
Kulit kering adalah kondisi kulit yang
ekstra/sangat kering sehingga kulit terlihat tidak bercahaya lagi.
2)
Faktor-faktor penyebab
a.
Faktor dalam
(intrinsik factors)
·
Adanya proses
alamiah mengakibatkan adanya perubahan pada struktur kulit secara anatomis.
Perubahan struktur kulit terjadi dengan semakin meningkat usia.
·
Pada usia monopouse
akan mempengaruhi produksi hormon menjadi tidak seimbang.
·
Orang yang
menderita sakit dalam kurun waktu cukup lama.
b.
Faktor luar (ekstrinsik
factors)
·
Pancaran sinar
matahari. Kita ketahui bahwa sinar matahari akan memancarkan cahaya yang
disebut UVA, UVE, dan UVC.
·
Kontak dengan
bahan kimia yang keras seperti sabun, detergen, alkohol, dan lain-lain.
·
Adanya kebiasaan
banyak merokok/minuman beralkohol yang dapat mengganggu pembentukan sel-sel kulit
dan mengakibatkan kulit kering / dehidrasi secara dini.
·
Kesalahan penggunaan
kosmetik serta perawatan kulit yang tidak diperhatikan.
·
Sering dalam
ruangan AC/menggunakan alat pemanas ruangan yang biasa terjadi di negara dingin.
·
Pengaruh adanya
cuaca yang tidak mendukung seperti angin kencang, kelembaban udara tinggi,
temperatur yang sangat dingin hingga mencapai dibawah 0°C.
c.
Faktor lain
·
Ras bangsa
Golongan ras bangsa kulit putih lebih ada kecenderungan
memiliki kondisi kulit kering/dehidrasi secara dini karena adanya pengaruh
lingkungan cuaca yang tidak mendukung.
·
Genetik
Faktor bawaan yang merupakan kecenderungan
orang tertentu. Cenderung memiliki kulit kering yang akhirnya cepat terjadi
kering dehidrasi sebelum waktunya.
·
Malnutrisi
Pola makan yang tidak baik seperti kurang
mengkonsumsi makanan yang bergizi (vitamin dan protein) sehingga pembentukan
sel terganggu.
·
Kesehatan
Kondisi kesehatan yang terganggu seperti
menderita sakit dalam kurun waktu lama sehingga menurunkan kadar air dalam kulit.
·
Program KB yang
dapat mempengaruhi sistem hormon
3)
Tanda-tanda kulit
kering/dehidrasi
Secara umum, kulit kering udah ide asi
ditandai dengan ciri-ciri :
1.
Kulit terlihat kusam,
tidak bercahaya lagi.
2.
Pori-pori halus
dan epidermis tipis.
3.
Cepat timbul kerut-kerut
halus bahkan keriput dengan garis tegas.
4.
Kulit terlihat
kering dan kasar bersisik. Hal ini disebabkan adanya perlekatan.
5.
Sel-sel tanduk
yang sudah mati.
6.
Adanya
kecenderungan kulit menua dan timbul kelainan berupa pigmentasi baik
hypopigmentasi maupun hyperpigmentasi.
4)
Kelainan kulit
pada kulit kering/dehisrasi
1.
Kulit kering
terasa gatal dan tegang setelah terkena air dingin. Hal ini karena lapisan asam
kulit (acid mantel) berkurang dan ph kulit tidak seimbang. Ph kulit orang Indonesia
dikatakan normal antara 5,6-6.
2.
Kulit kusam/tidak
bercahaya. Kondisi kulit kusam diakibatkan oleh berkurangnya/hilangnya kadar pelembab
alami (natural moisturizing) yang sering disebut FPA/NMF. Hal ini diakibatkan oleh
menurunkannya aktivitas kalenjar minyak dan kalenjar keringat.
3.
Kulit kasar dan
bersisik diakibatkan oleh :
1)
Adanya
kecenderungan sel-sel kulit yang sudah mati melekat pada permukaan kulit.
2)
Adanya kekeringan
kulit karena kurangnya cairan didalam kulit.
3)
Adanya penumpukan
sel tanduk pada permukaan kulit.
4.
Kulit berkerut
halus. Kulit berkerut terutama didaerah dahi, sekitar mata bahkan diseluruh tubuh.
Hal ini diakibatkan oleh hilangnya kekenyalan kulit yanh diakibatkan oleh
menurunnya pembentukan jaringan penunjang kulit seperti serabut kolagen dan
serat elastis.
5.
Adanya bercak pigmentasi.
Pada kulit kering/dehidrasi sering terjadi adanya kelainan kulit yang berupa bercak
pigmentasi baik hypopigmentasi/hyperpigmentasi. Pigmentasi yang sering timbul
pada kulit kering/dehidrasi antara lain :
o
Freckles/ephiledes
adalah kelainan pigmentasi yang berupa bercak kecil berwarna coklat terang
merata di wajahdan di seluruh tubuh.
o
Melasma adalah
jenis hyperpigmentasi dengan ditandai bercak kecoklatan tidak merata yang mengenai
wajah secara simetris yaitu pada pipi kiri-kanan, hidung, dahi, dan dagu.
o
Lentigo adalah
hyperpigmentasi yang berbentuk bercak kecil-kecil berwarna coklat kehitaman.
o
Skin tags adalah
jenis pigmentasi bentuk kecil hingga membesar dengan warna hitam. Skin tags
disebut juga tahi lalat.
o
Cherry angioma
adalah bercak merah, kadang bisa timbul dari kulit dengan bentuk mulai dari
titik sebesar jarum hingga membesar menyerupai buah cherry.
- 2. Kulit pigmentasi (pigmented skin)
1)
Pengertian
Kulit pigmentasi adalah kondisi kulit
wajah yang secara mayoritas terdapat kelainan warna kulit yang berbeda dari warna
kulit aslinya. Hal ini diakibatkan adanya abnormalisasi sel melanosit dalam membentuk
zat melanin (warna kulit) sehingga warna kulit tidak merata diseluruh wajah dengan
ditandai adanya bercak-bercak kulit. Bercak kulit tersebut dapat berupa bercak
warna lebih muda dari warna kulitnya ataupun bercak warna lebih tua dari warna kulitnya.
2)
Faktor penyebab
terjadi pigmentasi
a.
Sinar matahari
Sinar matahari memancarkan sinar ultraviolet dimana
sinar ultraviolet tersebut memiliki efek buruk terhadap kulit terutama pada
sinar yang dipancarkan antara jam 10.00-15.00 WIB. Jenis ultraviolet A memiliki
gelombang sinar matahari yang mempengaruhi pembentukan pigmentasi dalam kulit.
b.
Genetik keturunan
Faktor keturunan dapat mengakibatkan
kecenderungan kondisi kulit yang berpigmentasi. Bila faktor keturunan ini yang terjadi,
maka kondisi pigmentasi tidak dapat ditanggulangi.
c.
Hormonal
Adanya ketidakseimbangan berkerjanya kalenjar
penghasil hormon tertentu. Misalnya hormon MSH (melamin stimulating hormon)
adalah hormon yang memacu aktivitas sel melanosit dalam membentuk melamin,
hormon estrogen dan progesteron (hormon sex),pada masa monopouse, masa
kehamilan atau masa minum pil KB mengakibatkan ketidakseimbangan hormon
sehingga kecenderungan terjadi pigmentasi.
d.
Usia
Seperti yang telah dibicarakan pada
karakteristik kulit menua, bahwa kecenderungan kulit berpigmentasi berkaitan
dengan faktor alamiah yang tidak dapat dihindarkan yaitu faktor usia. Oleh
karena itu faktor usia menentukan terjadinya kelainan pigmentasi sejalan dengan
adanya perubahan struktur kulit secara anatomis dan fisiologis.
e.
Obat-obatan anti hamil
Obat-obatan anti hamil seperti pil KB dapat
memacu timbulnya pigmentasi yang disebut melasma.
f.
Bahan-bahan kimia
Bahan-bahan kimia yang bersifat keras
seperti yang terkandung dalam obat panu, detergen dan sebagainya.
g.
Faktor mekanis
Adanya peristiwa kecelakaan terkena
knalpot ataupun air panas sehingga merusak jaringan kulit.
h.
Penyakit kulit kronis
Adanya penyakit kulit yang kronis seperti jenis eksim,
bisul dan sebagainya.
3. 3) Tanda-tanda kulit
pigmentasi
Secara umum
kulit berpigmentasi terlihat kondisi warna kulit yang tidak merata serta kulit terlihat kering, kasar dan kusam. Melihat tanda-tanda tersebut maka kondisi
kulit menua, kering udah kreasi dan pigmentasi hampir sama, hanya kita lihat
tanda-tanda mana yang paling dominan pada kulit wajah tersebut.
4. 4) Kelainan noda kulit
Sesuai
dengan kondisi kulit berpigmentasi seperti yang disebutkan diatas, selain
adanya sel melanosit yang ada pada lapisan epidermis dalam membentuk melanin
bekerja tidak normal serta terjadi penyebaran yang tidak merata kemungkinan
masih ada noda lain yang terdapat pada kulit berpigmentasi. Namun jenis
pigmentasi itu sendiri dibedakan berbagai jenis sesuai dengan karakteristik
noda pigmentasi tersebut.
a)
Melasma/cloasma
adalah bercak besar/melebar warna coklat muda hingga tua. Umumnya mengenai
wajah secara simetris antara kiri/kanan pipi, dagu, hidung dan dahi. Melasma
lebih banyak terjadi pada wanita hamil, masa monopouse atau wanita yang dalam
keadaan KB pil ataupun suntikan dalam kondisi seperti ini. Perawatan secara
kosmetis tidak akan membantu perbaikan kulit bila tidak dihentikan minum pil
atau suntikan KB, ataupun akan kembali normal setelah melahirkan.
b)
Lentigo adalah hyperpigmentasi
yang berbentuk bercak-bercak kecil berwarna coklat kehitaman.
c)
Frackles/ephiledes
adalah kelainan pigmentasi yang berbentuk bercak kecil-kecil merata berwarna
coklat terang yang dapat mengenai seluruh tubuh terutama bagian tubuh yang
terbuka.
d)
Adison adalah
bercak hitam yang akhirnya menular keseluruh tubuh. Kelainan ini diakibatkan
faktor dari dalam yaitu berkurangnya produksi hormon cortico steroid yang mengakibatkan
berlebihnya proses pembentukan melanin.
e)
Melanoderma
adalah kelainan berupa bercak setempat yang berwarna kecoklatan. Melanoderma
terjadi karena adanya peradangan/inflamasi karena luka bakar, kena knalpot, obat-obatan
keras/kosmetik tertentu.
f)
Leukoderma adalah
kelainan pigmentasi yang berupa bercak putih pada daerah setempat diakibatkan oleh
rusaknya sel melanosit. Penyebab rusaknya sel melanosit karena adanya berbagai
peristiwa seperti luka bakar, pemakaian detergen yang mengandung penol,
menderita sakit eksim yang kronis, sering mengenakan sarung tangan karet
ataupun terjadinya inflamasi.
g)
Vitiligo berupa
bercak putih yang akhirnya dapat meluas keseluruh tubuh. Kelainan ini biasanya
terjadi diatas usia 30 tahun. Penyebab utama belum diketahui, namun 30%
merupakan faktor keturunan.
h)
Gravidarum karena
faktor kehamilan.
No comments:
Post a Comment