Thursday, June 7, 2018

Nama-Nama Kelainan pada tangan dan kaki

Memiliki tangan dan kaki yang sehat merupakan dambaan setiap manusia. namun apa jadinya jika tangan dan kaki terdapat kelainan?Berikut nama-nama kelainan pada tanga dan kaki.

Kelainan pada tangan dan kaki
  1. Pembuluh darah timbul : pembuluh darah pada punggung tangan kelihatan menonjol kebiru-biruan atau kemerah-merahan.
  2.   Tumbuh bulu pada lengan dan ketiak
  3. Ruas-ruas jari besar
  4. Buku-buku jari besar : letaknya diantara ruas jari.
  5. Telapak tangan kasar.
  6. Kapalan : gangguan pertandukan kulit
  7. Keringat yang berlebihan (hyperdrosis palmaris) : telapak tangan basah karena keringat.
  8. Kuku rapuh (onychorrhexis) : yaitu kuku yang mudah patah, terbelah dan mudah robek.
  9. Onychauxis/hypertrophy : yaitu pertumbuhan kuku yang berlebihan. Biasanya menurut tebalnya yang disebabkan oleh infeksi.
  10. Kuku berbintik-bintik putih (leuconychia) : disebabkan karena udara yang masuk kedalam zat tanduk kuku atau oleh luka pada dasar kuku.
  11. Kuku bergaris-garis melintang (beau's line) : kuku bergaris melintang dan ditentukan dengan meraba kuku tangan.
  12. Peterygium : yaitu pertumbuhan kuku ke depan dari kulit kuku yang melekat pada dasar kuku.
  13. Anonychia : yaitu suatu keadaan bila kuku tidak dibentuk sejak lahir atau kerusakan pada matrik kuku.
  14. Onychia : yaitu suatu peradangan pada kuku dan matriknya. Kuku menjadi buram, permukaan tidak rata dan terjadi rasa sakit.
  15. Paronychia (cantengan) : yaitu suatu peradangan pada jaringan sekitar kuku.
  16. Onycholysis : yaitu lempeng kuku yang lepas dari palungan kuku (nail bed)
  17. Hang nail : yaitu adanya pelepasan sebagian kulit yang membatasi kuku.
  18. Herpetic whitflow : inflamasi dan pembengkakan jaringan sekitar kuku

Kelainan kaki
  1. Tapak kaki rata (pesplanus) yaitu lengkung telapak kaki bawah menurun karena kelainan susunan tulang-tulang kaki.
  2. Pembuluh darah timbul yaitu pembuluh-pembuluh darah menonjol pada punggung kaki atau tungkai.
  3. Tumbuh bulu di betis.
  4. Pecah-pecah pada tumit kaki (ragaden) yaitu karena tebal dan keringnya lapisan tanduk telapak kaki, kulit tumit menjadi retak.
  5. Kapalan dengan perasaan dan memperhatikan kukut sekitar telapak kaki atau jari kuku menebal merata, kasar dan keras karena pertandukan kulit.
  6. Ketimumul (mata ikan) yaitu pertandukan seperti duri kedalam kulit karena tekanan menahun.
  7. Kepuh ringan (bulla) merupakan gelembung yang berisi cairan biasanya lebih besar dari biji kacang tanah.
  8. Keluar keringat terlalu banyak. Ditentukan dengan meraba kulit kaki hingga setinggi lutut. Terasa basah karena keringat.
  9. Kuku keras. Dengan perasaan dapat diketahui keras/rapuhnya kuku.
  10. Kuku kapur/tanduk (berwarna kuning atau hijau). Kuku sangat tebal dan berwarna kuning kehijau-hijauan, permukaan tidak rata dan tidak cerah.
  11. Kuku bergaris seperti pada kuku tangan (beau's line).
  12. Varices yaitu pelebaran pembuluh darah balik yang letaknya dibawah kulit.
  13. Blue nails adalah kondisi kuku yang terlihat garis lekukan biru yang biasanya diakibatkan oleh adanya penyakit dalam ataupun adanya trauma pada kuku.
  14. Split/britte nails adalah kondisi kuku yang robek secara melintang maupun vertikal. Hal ini diakibatkan oleh kondisi kuku rapuh.

Bagian-bagian kuku dan anatomi kuku

Wednesday, June 6, 2018

Mobile skin treatment



1. Vaporizer
  Manfaat
Untuk melunakkan sel tanduk dan jerawat,lebih mudah pengangkatan jerawat
Membunuh bakteri sehingga pada saat pengambilan jerawat tidak terjadi infeksi
Membuka pori-pori kulit sehingga memudahkan tindakan mengeluarkan lemak

Cara mengoperasikan
1. Nyalakan alat kurang lebih 5 menit sebelum penerapan
2. Tutup mata dengan kapan lembab boorwater (kapas yang diberi air mawar)
3. Arahkan uap hangat ke wajah,lakukan komunikasi dengan pelanggan,agar pelanggan tidak merasa kepanasan, jarak sekitar 25-30 cm dari wajah
4. Lakukan pengauapan dengan waktu
     a.kulit kering selama 5 menit
     b.untuk kulit normal vaporizer selama 7 menit dan 3 menit vapozone
     c.untuk kulit berminyak dan berjerawat max vaporizer 10 menit, vapozone 5 menit
5. Matikan alat dan angkat kapas lembab dari mata,lakukan perawatan selanjutnya

Kontra indikasi:
(!) Jangan dilakukan pada pelanggan yang memiliki penyakit asma,paru-paru,hipertensi,nervous,jantung.

2. High frequency
    a. Manfaat metode langsung (direct method) untuk kulit berminyak dan berjerawat
      1.mengurangi aktivitas kalenjar minyak dalam memproduksi sebum/minyak kulit. Dilakukan dengan gerakan melingkar-lingkar pada area yang dirawat
     2.dengan cara diketuk-ketukkan perlahan pada jerawat maka akan mempunyai efek cepat mengeringkan jerawat yang baru diangkat

Kontra indikasi :
Kondisi kulit courprouse
Penyakit kulit menular
Kondisi mengandung
Menderita sakit epilepsi,asma,kencing manis
Tekanan darah sangat tinggi
Bengkak pada area yang dirawat
Jumlah tambalan gigi dengan logam yang banyak

Cara penerapan alat
1.       Kulit dalam kondisi bersih/bebas dari kosmetik rias wajah.
2.       Dapat dilakukan setelah perawatan lengkap.
3.       Bila metode langsung, gunakan bedak talk pada seluruh wajah yang akan dirawat.
4.       Bila metode tidak langsung, tangan pelanggan diberi bedak talk dan dipersilahkan memegang saturator elektroda.
5.       Jelaskan manfaat daya kerja dan sensasi alat pada kulit.
6.       Test elektroda di depan pelanggan.
7.       Mulailah perawatan dengan cara :
·         Tempelkan elektroda pada kulit (bila metode langsung) dan tempelkan tangan beauty operator pada wajah bila metode tidak langsung.
·         Hidupkan alat pada mesin.
·         Sambil melakukan gerakan tangan yang satu memutar tombol intensitas sinar yang dikeluarkan untuk menyesuaikan dengan kekuatan pelanggan.
·         Lakukan perawatan sekitar 10 menit.
·         Bila telah selesai turunkan intensitas hingga 0 dan angkat elektroda/tangan dari area kulit dan matikan alat atau mesin.
·         Lepas saturator elektroda dari tangan pelanggan bila metode yang dilakukan tidak langsung.
·         Dapat dilakukan tindakan memberi penyegar dan pelembab setelah alat dimatikan.
3. Vacum suction
a.       Manfaat
1.       Sebagai pembersihan secara mendalam (deep cleansing).
2.       Mempermudah pengeluaran acne, komedo, atau lemak tanpa merasakan sakit pagi pelanggan.
3.       Sebagai pengurutan secara umum /general massage dimana kegiatan ini memberikan efek :
o    Merangsang peredaran darah dan getah bening sehingga akan terbentuk sel-sel baru terutama sangat dibutuhkan untuk jenis kulit kering.
o    Mengurangi kerut-kerut kecil.
o    Memberikan rasa rileks.
o    Mengaktifkan fungsi sel-sel.

b.       Kontra indikasi
·         Kulit yang peka akan lemah
·         Kulit yang terdapat couprose
·         Penyakit kulit yang menular
·         Jaringan kulit yang sangat kendur
·         Kondisi memar, luka dan bengkak
·         Menderita sakit epilepsi, kencing manis, jantung atau masih dalam pengawasan dokter
c.       Cara penerapan alat
1.       Digunakan setelah pengurutan/penguapan dan setelah penggunaan galvanic metode disincrustation.
2.       Pilih tabung yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya untuk penyedotan digunakan tabung bulat dan untuk pengurutan dipilih tabung pipih.
3.       Olesi kulit dengan minyak zaitun untuk memudahkan gerakan tabung.
4.       Hidupkan alat dan atur tombol pengatur daya hisap sesuai dengan kebutuhan.
5.       Lakukan perawatan sesuai dengan tujuan pemakaian alat dengan metode :
·         Penyedotan kotoran (deep cleansing) metode yang diterapkan dengan tujuan membersihkan kotoran yang menyumbat pori-pori seperti lemak, komedo, jerawat atau kotoran yang menyumbat di kulit.


MACAM MACAM JENIS KULIT WAJAH



1.       Kulit normal
a.       Ciri ciri kulit normal
·         Kulit terasa lembut
·         Lembab berembun
·         Segar bercahaya
·         Halus dan mulus
·         Tidak ada jerawat
·         Elastis
·         Serta tidak terlihat minyak yang berlebihan

2.       Kulit berminyak
a.       Ciri ciri kulit berminyak
·         Minyak didaerah T tampak berlebih
·         Tekstur kulit tebal dengan pori pori besar hingga mudah menyerap kotoran
·         Mudah berjerawat
·         Tampilan wajah berkilat
·         Riasan wajah seringkali tidak dapat melekat dengan baik dan cepat luntur

b.       Penyebab
1)      Faktor hormonal
2)      Faktor keturunan
3)      Faktor makanan
4)      Faktor lingkungan
5)      Faktor kebersihan
6)      Gangguan metabolisme : BAB
7)      Faktor psikis : kurang tidur
8)      Faktor ras bangsa
9)      Faktor pemakaian kosmetik
c.       Kelainan

3.       Ciri ciri kulit kering
Kulit halus namun mudah sekali menjadi kasar
Kulit bertekstur tipis dan sering terlihat pucat
Kulit terasa tegang dan kaku seperti tertarik,meski setelah mencuci muka
Cenderung timbul keriput dan garis halus karena daya elastis yang kurang

4.       Ciri ciri kulit sensitif
Mudah alergi
Cepat bereaksi terhadap perubahn suhu
Mudah iritasi dan terluka
Kulit bertekstur tipis
Kulit sangat mudah menjadi kemerahan karena pembuluh darah kapiler dan ujung saraf berada sangat dekat dengan permukaan

5.       Ciri ciri kulit kombinasi
Kulit didaerah T berminyak sedangkan didaerah lain tergolong normal atau justru kering atau sebaliknya
Tekstur kulit yang berbeda,area kulit berminyak akan terjadi penebalan dan di area normal atau kering akan lebih tipis

   


Apa itu jerawat


Jerawat (acne) adalah suatu penyakit kulit yang terjadi akibat peradangan pada pori pori. Peradangan ini disebabkan adanya kotoran yang menyumbat saluran minyak dan menunjang bakteri yang membuat infeksi
 » kategori jerawat
    -jerawat biasa
    -jerawat batu
    - komedo

 Jenis-jenis jerawat
a) acne juvenil
      Biasanya muncul pada usia 14-20 tahun. Penyebabnya adalah masalah hormonal yang belum stabil dalam memproduksi sebum. Menggunakan sabun yang ber-PH seimbang atau sabun bayi
b) acne vulgaris
      Jenis jerawat yang berbentuk komedo yang timbul pada kulit berminyak. Untuk mengambil komedo biasanya digunakan sendok una. Perawatan jerawat, penguapan hingga cukup kenyal
c) acne rosacea
      Muncul pada umur 30-40 tahun. Tandanya mula-mula jerawat akan tampak kemerahan menjadi radang hingga menimbulkan sisik di hidung. Perawatan yang dilakukan dengan penguapan,kompres air panas atau penyinaran dengan lampu infra merah agar jerawat cepat kering.
d) acne nitrosica
      Jenis jerawat yang berbahaya karena akan menimbulkan lubang atau bopeng.

Manakah Jenis Kulitmu?


  • 1.      Kulit kering (dehidrasi)

1)      Pengertian
Kulit kering adalah kondisi kulit yang ekstra/sangat kering sehingga kulit terlihat tidak bercahaya lagi.
2)      Faktor-faktor penyebab
a.       Faktor dalam (intrinsik factors)
·         Adanya proses alamiah mengakibatkan adanya perubahan pada struktur kulit secara anatomis. Perubahan struktur kulit terjadi dengan semakin meningkat usia.
·         Pada usia monopouse akan mempengaruhi produksi hormon menjadi tidak seimbang.
·         Orang yang menderita sakit dalam kurun waktu cukup lama.
b.      Faktor luar (ekstrinsik factors)
·         Pancaran sinar matahari. Kita ketahui bahwa sinar matahari akan memancarkan cahaya yang disebut UVA, UVE, dan UVC.
·         Kontak dengan bahan kimia yang keras seperti sabun, detergen, alkohol, dan lain-lain.
·         Adanya kebiasaan banyak merokok/minuman beralkohol yang dapat mengganggu pembentukan sel-sel kulit dan mengakibatkan kulit kering / dehidrasi secara dini.
·         Kesalahan penggunaan kosmetik serta perawatan kulit yang tidak diperhatikan.
·         Sering dalam ruangan AC/menggunakan alat pemanas ruangan yang biasa terjadi di negara dingin.
·         Pengaruh adanya cuaca yang tidak mendukung seperti angin kencang, kelembaban udara tinggi, temperatur yang sangat dingin hingga mencapai dibawah 0°C.
c.       Faktor lain
·         Ras bangsa
Golongan ras bangsa kulit putih lebih ada kecenderungan memiliki kondisi kulit kering/dehidrasi secara dini karena adanya pengaruh lingkungan cuaca yang tidak mendukung.

·         Genetik
Faktor bawaan yang merupakan kecenderungan orang tertentu. Cenderung memiliki kulit kering yang akhirnya cepat terjadi kering dehidrasi sebelum waktunya.
·         Malnutrisi
Pola makan yang tidak baik seperti kurang mengkonsumsi makanan yang bergizi (vitamin dan protein) sehingga pembentukan sel terganggu.
·         Kesehatan
Kondisi kesehatan yang terganggu seperti menderita sakit dalam kurun waktu lama sehingga menurunkan kadar air dalam kulit.
·         Program KB yang dapat mempengaruhi sistem hormon

3)      Tanda-tanda kulit kering/dehidrasi
Secara umum, kulit kering udah ide asi ditandai dengan ciri-ciri :
1.      Kulit terlihat kusam, tidak bercahaya lagi.
2.      Pori-pori halus dan epidermis tipis.
3.      Cepat timbul kerut-kerut halus bahkan keriput dengan garis tegas.
4.      Kulit terlihat kering dan kasar bersisik. Hal ini disebabkan adanya perlekatan.
5.      Sel-sel tanduk yang sudah mati.
6.      Adanya kecenderungan kulit menua dan timbul kelainan berupa pigmentasi baik hypopigmentasi maupun hyperpigmentasi.
4)      Kelainan kulit pada kulit kering/dehisrasi
1.      Kulit kering terasa gatal dan tegang setelah terkena air dingin. Hal ini karena lapisan asam kulit (acid mantel) berkurang dan ph kulit tidak seimbang. Ph kulit orang Indonesia dikatakan normal antara 5,6-6.
2.      Kulit kusam/tidak bercahaya. Kondisi kulit kusam diakibatkan oleh berkurangnya/hilangnya kadar pelembab alami (natural moisturizing) yang sering disebut FPA/NMF. Hal ini diakibatkan oleh menurunkannya aktivitas kalenjar minyak dan kalenjar keringat.
3.      Kulit kasar dan bersisik diakibatkan oleh :
1)      Adanya kecenderungan sel-sel kulit yang sudah mati melekat pada permukaan kulit.
2)      Adanya kekeringan kulit karena kurangnya cairan didalam kulit.
3)      Adanya penumpukan sel tanduk pada permukaan kulit.

4.      Kulit berkerut halus. Kulit berkerut terutama didaerah dahi, sekitar mata bahkan diseluruh tubuh. Hal ini diakibatkan oleh hilangnya kekenyalan kulit yanh diakibatkan oleh menurunnya pembentukan jaringan penunjang kulit seperti serabut kolagen dan serat elastis.
5.      Adanya bercak pigmentasi. Pada kulit kering/dehidrasi sering terjadi adanya kelainan kulit yang berupa bercak pigmentasi baik hypopigmentasi/hyperpigmentasi. Pigmentasi yang sering timbul pada kulit kering/dehidrasi antara lain :
o   Freckles/ephiledes adalah kelainan pigmentasi yang berupa bercak kecil berwarna coklat terang merata di wajahdan di seluruh tubuh.
o   Melasma adalah jenis hyperpigmentasi dengan ditandai bercak kecoklatan tidak merata yang mengenai wajah secara simetris yaitu pada pipi kiri-kanan, hidung, dahi, dan dagu.
o   Lentigo adalah hyperpigmentasi yang berbentuk bercak kecil-kecil berwarna coklat kehitaman.
o   Skin tags adalah jenis pigmentasi bentuk kecil hingga membesar dengan warna hitam. Skin tags disebut juga tahi lalat.
o   Cherry angioma adalah bercak merah, kadang bisa timbul dari kulit dengan bentuk mulai dari titik sebesar jarum hingga membesar menyerupai buah cherry.

  • 2.      Kulit pigmentasi (pigmented skin)

1)      Pengertian
Kulit pigmentasi adalah kondisi kulit wajah yang secara mayoritas terdapat kelainan warna kulit yang berbeda dari warna kulit aslinya. Hal ini diakibatkan adanya abnormalisasi sel melanosit dalam membentuk zat melanin (warna kulit) sehingga warna kulit tidak merata diseluruh wajah dengan ditandai adanya bercak-bercak kulit. Bercak kulit tersebut dapat berupa bercak warna lebih muda dari warna kulitnya ataupun bercak warna lebih tua dari warna kulitnya.
2)      Faktor penyebab terjadi pigmentasi
a.       Sinar matahari
Sinar matahari memancarkan sinar ultraviolet dimana sinar ultraviolet tersebut memiliki efek buruk terhadap kulit terutama pada sinar yang dipancarkan antara jam 10.00-15.00 WIB. Jenis ultraviolet A memiliki gelombang sinar matahari yang mempengaruhi pembentukan pigmentasi dalam kulit.

b.      Genetik keturunan
Faktor keturunan dapat mengakibatkan kecenderungan kondisi kulit yang berpigmentasi. Bila faktor keturunan ini yang terjadi, maka kondisi pigmentasi tidak dapat ditanggulangi.
c.       Hormonal
Adanya ketidakseimbangan berkerjanya kalenjar penghasil hormon tertentu. Misalnya hormon MSH (melamin stimulating hormon) adalah hormon yang memacu aktivitas sel melanosit dalam membentuk melamin, hormon estrogen dan progesteron (hormon sex),pada masa monopouse, masa kehamilan atau masa minum pil KB mengakibatkan ketidakseimbangan hormon sehingga kecenderungan terjadi pigmentasi.
d.      Usia
Seperti yang telah dibicarakan pada karakteristik kulit menua, bahwa kecenderungan kulit berpigmentasi berkaitan dengan faktor alamiah yang tidak dapat dihindarkan yaitu faktor usia. Oleh karena itu faktor usia menentukan terjadinya kelainan pigmentasi sejalan dengan adanya perubahan struktur kulit secara anatomis dan fisiologis.
e.       Obat-obatan anti hamil
Obat-obatan anti hamil seperti pil KB dapat memacu timbulnya pigmentasi yang disebut melasma.
f.       Bahan-bahan kimia
Bahan-bahan kimia yang bersifat keras seperti yang terkandung dalam obat panu, detergen dan sebagainya.
g.      Faktor mekanis
Adanya peristiwa kecelakaan terkena knalpot ataupun air panas sehingga merusak jaringan kulit.
h.      Penyakit kulit kronis
Adanya penyakit kulit yang kronis seperti jenis eksim, bisul dan sebagainya.

3.     3)    Tanda-tanda kulit pigmentasi
        Secara umum kulit berpigmentasi terlihat kondisi warna kulit yang tidak merata serta kulit                  terlihat kering, kasar dan kusam. Melihat tanda-tanda tersebut maka kondisi kulit menua, kering          udah kreasi dan pigmentasi hampir sama, hanya kita lihat tanda-tanda mana yang paling           dominan pada kulit wajah tersebut.
4.      4)     Kelainan noda kulit
Sesuai dengan kondisi kulit berpigmentasi seperti yang disebutkan diatas, selain adanya sel melanosit yang ada pada lapisan epidermis dalam membentuk melanin bekerja tidak normal serta terjadi penyebaran yang tidak merata kemungkinan masih ada noda lain yang terdapat pada kulit berpigmentasi. Namun jenis pigmentasi itu sendiri dibedakan berbagai jenis sesuai dengan karakteristik noda pigmentasi tersebut.
a)      Melasma/cloasma adalah bercak besar/melebar warna coklat muda hingga tua. Umumnya mengenai wajah secara simetris antara kiri/kanan pipi, dagu, hidung dan dahi. Melasma lebih banyak terjadi pada wanita hamil, masa monopouse atau wanita yang dalam keadaan KB pil ataupun suntikan dalam kondisi seperti ini. Perawatan secara kosmetis tidak akan membantu perbaikan kulit bila tidak dihentikan minum pil atau suntikan KB, ataupun akan kembali normal setelah melahirkan.
b)      Lentigo adalah hyperpigmentasi yang berbentuk bercak-bercak kecil berwarna coklat kehitaman.
c)      Frackles/ephiledes adalah kelainan pigmentasi yang berbentuk bercak kecil-kecil merata berwarna coklat terang yang dapat mengenai seluruh tubuh terutama bagian tubuh yang terbuka.
d)     Adison adalah bercak hitam yang akhirnya menular keseluruh tubuh. Kelainan ini diakibatkan faktor dari dalam yaitu berkurangnya produksi hormon cortico steroid yang mengakibatkan berlebihnya proses pembentukan melanin.
e)      Melanoderma adalah kelainan berupa bercak setempat yang berwarna kecoklatan. Melanoderma terjadi karena adanya peradangan/inflamasi karena luka bakar, kena knalpot, obat-obatan keras/kosmetik tertentu.
f)       Leukoderma adalah kelainan pigmentasi yang berupa bercak putih pada daerah setempat diakibatkan oleh rusaknya sel melanosit. Penyebab rusaknya sel melanosit karena adanya berbagai peristiwa seperti luka bakar, pemakaian detergen yang mengandung penol, menderita sakit eksim yang kronis, sering mengenakan sarung tangan karet ataupun terjadinya inflamasi.
g)      Vitiligo berupa bercak putih yang akhirnya dapat meluas keseluruh tubuh. Kelainan ini biasanya terjadi diatas usia 30 tahun. Penyebab utama belum diketahui, namun 30% merupakan faktor keturunan.
h)      Gravidarum karena faktor kehamilan.